Jakarta –
Seorang siswa sekolah menengah di China berhasil membuat ponsel lipat menggunakan printer 3D dan komponen telepon pintar lawas. Keterampilannya ini sampai mendapat acungan jempol dari sebuah produsen telepon besar.
Lan Bowen, dari Sekolah Menengah Atas Yiling di Yichang di Provinsi Hubei bagian tengah, merilis klip video yang memperlihatkan pembuatan telepon pintarnya di platform media sosial pada 16 Februari 2025 lalu.
Rekaman tersebut berdurasi kurang dari enam menit dan telah ditonton 4,7 juta kali dan mendapat 400.000 like.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lan mengatakan idenya untuk membuat telepon pintar lipat vertikal muncul setelah menemukan berbagai jenis model berorientasi horizontal dan model vertikal yang dilipat ke dalam. Namun, ia tidak ada model vertikal yang dilipat ke luar yang membiarkan layarnya berada di luar saat ditekuk.
“Saya menyebutnya mesin kartu makan karena panjang dan lebarnya mirip dengan kartu makan kantin setelah dilipat, meskipun jauh lebih tebal,” kata Lan, yang mengenakan seragam sekolahnya, dalam video tersebut, seperti dikutip dari South China Morning Post.
Ponsel karyanya ini memiliki tebal 16 mm yang dilipat dua.
Bingkainya dibuat menggunakan printer 3D yang dibelinya seharga 2.000 yuan tahun lalu. Bagian inti mesin dirakit dengan komponen yang sebagian besar berasal dari ponsel lama yang digunakan oleh anggota keluarga Lan. Sebagian kecil bahan dibeli secara daring.
Kendala utama yang ditemuinya adalah fungsi layar sentuh tidak berfungsi saat ponsel dibuka.
“Saya menemukan penyebabnya adalah layarnya terdorong keluar saat dibuka,” kata Lan dalam klip tersebut.
“Saya mengubah desain saya, mengujinya berkali-kali, dan merusak beberapa layar sebelum menyelesaikan masalah ini,” ujar Lan.
“Ponsel pintar saya masih dalam tahap yang sangat primitif, dengan banyak kekurangan. Namun, hal baiknya adalah ponsel ini mampu menerapkan semua fungsi ponsel biasa,” imbuhnya.
Hasil karya remaja itu dipuji di media sosial China.
“Saya melihat versi kecil Lei Jun, pendiri Xiaomi, raksasa elektronik konsumen terkemuka di dalam negeri,” kata seorang pengamat daring.
“Dia tidak hanya pandai membuat kerajinan tangan, tetapi juga memiliki kemampuan berekspresi yang baik dan membuat video dengan cekatan,” kata yang lain.
Lan juga menarik perhatian Vivo, produsen ponsel terkemuka di China. “Hebat! Vivo mengharapkan lebih banyak karya yang luar biasa dari Anda.”
Lan mengaku bahwa dia hanya unggul dalam bahasa Inggris dan geografi, tetapi kurang berprestasi dalam mata pelajaran lain, demikian dilaporkan Jimu News.
Lan telah tertarik pada kerajinan tangan sejak kecil dan membuat beberapa model militer saat dia masih menjadi siswa sekolah dasar.
Ayah Lan adalah seorang sopir taksi sementara ibunya adalah seorang pekerja penjualan asuransi, keduanya mendukung hobinya, katanya.
(nah/pal)