Jakarta –
Pengumuman penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) telah diumumkan pada 18 Maret 2025 lalu. Pada jalur ini, ada 60.020 orang yang menerima KIP Kuliah.
Secara keseluruhan, ada sebanyak 255.474 peserta SNBP yang mendaftar KIP Kuliah. Dari jumlah tersebut, hanya ada 50.553 mahasiswa S1 dan 9.467 mahasiswa vokasi yang diterima.
Adapun perguruan tinggi yang paling banyak menerima mahasiswa dengan KIP Kuliah adalah Universitas Malikussaleh. Ada sebanyak 2.030 mahasiswa baru penerima KIP Kuliah di kampus ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KIP Kuliah sendiri adalah bantuan biaya pendidikan dan biaya hidup bagi mahasiswa yang punya kondisi ekonomi kurang mampu. Sehingga mahasiswa baru jalur SNBP yang menerima KIP Kuliah tak perlu membayar uang kuliah tunggal (UKT).
Kapan pencairan KIP Kuliah bagi mahasiswa baru jalur SNBP maupun SNBT 2025?
Jadwal Pencairan KIP Kuliah untuk Mahasiswa Baru 2025
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan dana KIP Kuliah bagi mahasiswa on going sudah ditransfer pada bulan Januari, Februari, dan Maret 2025. Sementara bagi mahasiswa baru akan ditransfer mulai Agustus 2025.
“Semoga mulai Agustus nanti di awal bulan ya adik-adik diterimanya. Jadi nggak cari-cari lagi,” kata Brian dalam Sosialisasi dan Penyerahan Beasiswa KIP Kuliah dan Afirmasi Pendidikan Tinggi dikutip dari YouTube Kemendiktisaintek, Kamis (20/3/2024).
Mendiktisaintek menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan jajarannya dan Komisi X DPR RI dalam menentukan jadwal transfer dana KIP Kuliah bagi mahasiswa baru.
“Kita coba formulasikan di mana untuk bulan Agustus nanti mahasiswa baru diterimanya di depan bukan belakang. Kalau tiga bulan minjem-minjem dulu kan kasian ya,” tambahnya.
Pada semester genap tahun 2025, pemerintah menggelontorkan anggaran Rp 7,3 triliun, dengan jumlah sasaran 847.333 mahasiswa. Per Kamis (13/3/2025) sejumlah Rp 4,86 triliun udah tersalurkan kepada 547.777 mahasiswa penerima KIP Kuliah dan beasiswa ADik.
“Kita telah mentransfer dana sebesar Rp4,86 triliun untuk mendukung 547.777 mahasiswa penerima beasiswa. Ke depan, kami berkomitmen mempercepat penyaluran beasiswa, sehingga mahasiswa bisa menerimanya lebih awal agar tidak mengalami kendala finansial dalam menempuh pendidikan,” tegas Brian.
Brian menyebut KIP Kuliah merupakan salah satu program strategis nasional di bidang pendidikan yang bertujuan untuk memperluas kesempatan belajar di perguruan tinggi bagi mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi.
PTN Diminta Segera Laporkan Data Penerima KIP Kuliah
Kepala Pusat Pembiayaan, Asesmen, dan Pendidikan Tinggi Henri Tambunan meminta kepada pihak perguruan tinggi untuk segera melaporkan data mahasiswa baru penerima KIP Kuliah. Hal ini untuk mempercepat proses pencairan.
“Kami meminta semua perguruan tinggi untuk segera melaporkan data mahasiswa penerima agar pencairan bisa dilakukan tepat waktu. Kami juga akan melakukan sosialisasi lebih lanjut guna memastikan ketepatan sasaran program ini,” jelas Henri.
Ditambahkan oleh Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Togar Mangihut Simatupang, pada tahun 2025 akan ada sebanyak 1.040.192 mahasiswa yang menerima KIP Kuliah. Selain itu, sebanyak 9.141 mahasiswa akan menerima beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (Adik).
(cyu/nah)