Mahasiswa UGM Kembangkan Alat Pemilah Sampah Berbasis AI, Tembus Final Kompetisi Nasional

🕑 1 menit baca📍 Kota Yogyakarta

Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada berhasil mengembangkan alat pemilah sampah berbasis kecerdasan buatan yang mampu memisahkan sampah organik dan anorganik secara otomatis. Karya mereka tembus ke babak final kompetisi inovasi teknologi tingkat nasional.

Alat tersebut memanfaatkan kamera dan model pembelajaran mesin sederhana yang dilatih dengan ribuan foto sampah. Prototipe pertamanya dibuat dari bahan daur ulang dengan biaya terjangkau, agar mudah direplikasi oleh sekolah dan kelurahan.

Ketua tim berharap inovasi ini dapat diterapkan di fasilitas pengolahan sampah skala kecil, terutama di kota-kota besar seperti Yogyakarta. Langkah berikutnya, tim akan menguji alat tersebut bersama salah satu bank sampah di Kota Yogyakarta selama tiga bulan.

Bagikan:WhatsAppFacebookX